Friday, July 30, 2010

Mengubah Perilaku Anak Anda Dengan Penguatan Positif

Hai semua...Pa kabar.. Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Engga kerasa ya hari ini sudah 31 juli. Hari terakhir di bulan Juli 2010. Besok sudah bulan Agustus. Bulan yang selalu penuh dengan kemeriahan. Apalagi pertengahan Agustus nanti bertepatan dengan bulan Ramadhan. Bulan yang paling dinanti oleh semua umat Islam diseluruh dunia.
 
Dari detik ke menit ke waktu ke jam ke hari ke minggu ke bulan ke tahun.... duh kadang ga sadar ya tahu-tahu anak (-anak) kita sudah besar aja. Padahal seperti baru kemarin menggendong-gendong bayi lucu. Nah hari ini saya mau berbagi artikel bagaimana Mengubah Perilaku Anak  Dengan Penguatan Positif .  Artikel ini disarikan dari http://www.articlegeek.com/home/parenting_articles/change_childs_behavior_positive_reinforcement.htm 
 
Aslinya berbahasa Inggris, saya coba alih bahasakan ke dalam bahasa Indonesia. Artikel ini ditulis oleh Maycock Destry, MSW, yang mana memiliki lebih dari sebelas tahun pengalaman bekerja dengan anak-anak dan keluarga sebagai pekerja sosial profesional. Destry telah membantu ratusan orang tua memecahkan berbagai tantangan mengasuh dan memperkuat hubungan mereka dengan anak-anak mereka. Destry menikmati mengembangkan alat yang membantu orang tua dengan tugas sulit, tetapi berharga dalam membesarkan anak-anak .
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.
                  **************************
Pikirkan tentang bagaimana interaksi Anda dengan anak-anak Anda hari ini. Berapa banyak hal yang Anda katakan bahwa yang mereka lakukan salah? Apa yang Anda lakukan atau katakan kepada mereka karena perbuatan salah mereka? Apakah mereka terlibat dalam perilaku yang sama sebelumnya? Apa yang Anda lakukan atau katakan waktu sebelumnya? Apakah itu bekerja? Berapa banyak melihat  anak-anak hari ini melakukan hal yang benar? Jika Anda tidak meluangkan waktu untuk memperhatikan, apa yang Anda lakukan atau katakan kepada mereka? Apakah Anda memuji atau hadiah mereka dalam beberapa cara?

Mari kita menghadapinya. Kita, para orang tua sering mengabaikan memperhatikan hal-hal positif yang dilakukan anak-anak kita. Sebaliknya, kita cenderung berfokus pada perilaku negatif anak-anak kita, karena mereka mengganggu kita (?) atau sebaliknya membuat hidup kita sulit. Hehe he he...


Padahal yang paling penting adalah melihat perilaku positif anak-anak kita. Ingat perilaku sebagian besar dikendalikan oleh konsekuensi mereka. Beberapa orang mungkin percaya  pemberian hadiah pada anak-anak bermanfaat bagi perilaku positif . Kita semua menerima hadiah setiap hari untuk melakukan hal-hal baik, di tempat kerja, di rumah, dan bermain. Imbalan ini sering memotivasi kita untuk melanjutkan perilaku yang mereka terima.
 
Namun menggunakan hadiah tidak efektif adalah ketika mereka memberikan konsekuensi positif untuk menghentikan perilaku yang tidak pantas. Misalnya, "Bunda akan memberikan kue jika dede berhenti merengek." Ini hanya mendorong perilaku yang tidak pantas. Sedangkan untuk anak-anak lebih bermanfaat bagi perilaku positif mereka cukup yang berlawanan dan jauh lebih produktif.

Menggunakan penguatan positif untuk memperkuat suatu perilaku yang diinginkan sangat mudah. Hanya menonton dan menunggu perilaku terjadi kemudian memperkuat dengan pujian, tepukan di punggung atau hak istimewa. Mungkin dengan kalimat sederhana seperti ini, "wah dede sudah pintar ya merapikan kasur dan mainan, bantuin bunda, pasti sekarang cape ya. Bunda buatkan nasi goreng ya sama sosis kesukaan dede
."

Berfokus pada perilaku positif anak-anak Anda bisa menjadi perubahan pengasuhan yang paling produktif Anda buat jika Anda belum melakukannya. Selama ini Kemungkinan barangkali kita mewarisi dari orang tua kita untuk hanya memperhatikan hal-hal buruk anak-anak Anda lakukan. Fenomena ini tidak ditemukan semata-mata orang tua / hubungan anak. Hal ini juga terjadi di suami-istri, saudara dan karyawan / hubungan majikan. Kapan terakhir kali bos Anda memanggil Anda ke kantornya dan meminta Anda untuk menutup pintu? Apakah karena ia hanya ingin memberi tahu Anda apa pekerjaan yang luar biasa Anda lakukan dan bagaimana berharga dari karyawan Anda? Jika demikian, Anda beruntung. Kemungkinan besar, itu karena dia ingin membicarakan sesuatu yang dia pikir Anda bisa melakukan yang lebih baik atau Anda sedang melakukan sesuatu yang salah.
Orang-orang cenderung untuk mengambil perilaku positif untuk diberikan dan menghukum perilaku negatif.

Beberapa orang tua sangat membantu untuk membuat surat dan menaruhnya di mana mereka bisa melihatnya sering. Catatan tersebut bisa membaca, "perhatikan positif" atau "catch'em berbuat baik."
Anda juga mungkin ingin mempertimbangkan untuk menggunakan stoples konsekuensi, alat pengasuhan orang tua dapat digunakan untuk membantu mereka fokus dan memperkuat perilaku positif menunjukkan anak-anak mereka.

Menangkap anak-anak Anda menjadi baik. Itu bisa memiliki pengaruh besar pada suasana di rumah Anda. Apa saja saya jamin itu tidak akan sia-sia.
 
Salam sejahtera.
Bunda Elis Lestari, S.PD
===================
Pengelola blog:
Busana Muslim dan Perlengkapan Muslimah
http://aryasoutletmuslim.blogspot.com

Mau Belajar Bisnis Internet dan cara mendapat uang lewat internet join disini http://tinyurl.com/8o4hgb
Mau dapat koleksi artikel dan newsletter motivasi Islam GRATIS klik http://www.zonasukses.com/reg.php?aemail=ahap234jamil@gmail.com
Ingin mempromosikan produk atau jasa anda dengan efektif join di http://negeriads.com/index.php?r=4503

Sunday, July 25, 2010

Gaya Orangtua Dalam Mengasuh Anak

Monday morning…. sudah senin lagi.. Beberapa hari ini cuaca Jakarta ekstrem sekali. Panas hujan panas hujan. Dan kalo cuaca ekstrem yang jadi lebih merepotkan siapa lagi kalo bukan balita dan batita he he he.. Seperti Arya, anak kami. Biasanya mau minum susu bebelacnya sendiri, tapi semalaman tadi mau nya menetek saja.. Pegel …. Ditambah rewel nangis dan ga jelas pengennya apa sampai menjelang subuh.

Alhasil, pagi-pagi sekali, kerena Arya masih rewel, untuk membujuknya kami mengajaknya naik motor untuk mencari sarapan. Ketika dikatakan: “naik motor yuukk” Arya langsung ketawa seneng dan menunjuk kan tangan nya kearah kunci motor. Adduk dasar anak kecil he he he…

Setelah di bawa keliling naik motor, meski cuaca dingin sekali, Arya sudah ceria lagi dan pulangnya mau dimandikan. Setelah mandi tidur pulas. So, i can write this post. Any way thank you for visiting my blog. Have a nice read.

Pagi ini mau berbagi artikel tentang gaya orang tua mengasuh anak. Isinya menarik dan bisa jadi bahan perbandingan pada diri kita, para orang tua. Artikel ini diambil dari: http://www.blogpopuler.com/delapan-gaya-orangtua-dalam-mengasuh-anak-termasuk-yang-manakah-anda/

------------------------

Mempunyai anak Superkid adalah dambaan setiap orang tua.Segala cara pun dilakukan agar anak-anak mereka selalu tampil menjadi yang terbaik.Namun memaksakan anak-anak untuk lebih bisa ini dan itu lebih awal dapat membawa dampak negatif bagi kepribadian dan emosinya.Neil Postmant seorang sosiolog Amerika pada tahun 80-an meramalkan bahwa jika anak-anak tercabut dari masa kanak-kanaknya, maka lihatlah…ketika anak-anak itu menjadi dewasa, maka ia akan menjadi orang dewasa yang kekanak-kanakan.

Lalu bagaimanakah gaya para orangtua dalam mengasuh anak-anak mereka untuk menjadikan anak-anak mereka menjadi Superkid? Menurut Professer Elkind, ada delapan gaya orangtua dalam mengasuh anak-anaknya.Kedelapan gaya tersebut adalah:

1.Gourment Parents (Orangtua borju)

Mereka adalah kelompok pasangan muda yang sukses dan mereka akan cenderung merawat anak-anaknya seperti merawat karier dan harta mereka.Penuh ambisi dan menginginkan ank menjadi superkids merupakan bukti dari kehebatan mereka sebagai orang tua.

Kelompok ini memakaikan ank-anaknya baju-baju mahal bermerek terkenal, memasukkan kedalam program-program eksekutif yang prestisius.Jika suatu saat kita melihat sebuah sekolah yang halaman parkirnya dipenuhi oleh berbagai merek mobil terkenal, maka itulah sekolah banyak kelompok  orang tua borju menyekolahkan anak-anaknya.

2. College Degree Parents (Orangtua Intelek)

Orang tua intelek sangat peduli dengan pendidikan anak-anaknya.Mereka percaya pendidikan yang baik merupakan pondasi dari kesukssesan hidup.Kelebihan kelompok ini adalah sangat peduli dan kritis terhadap kurikulum yang dilaksanakan di sekolah anak-anaknya.Dan dalam banyak hal mereka banyak membantu dan peduli dengan konsisi sekolah.

3. Gold Medal Parents (Orangtua Selebritis)

Kelompok ini adalah kelompok orangtua yang menginginkan anak-anaknya menjadi competitor dalam berbagai gelanggang.Mereka ingin anak anak mereka menjadi unggul dalam olah raga, artis, atau penyanyi yang pada akhirnya malah membawa dampak buruk pada si anak.Gold medal parent menimbulkan banyak bencana pada anak- anak mereka.

4.Do-it Yourself Parent

Merupakan kelompok orangtua yang mengasuh anak-anaknya secara alami dan menyatu dengan semesta.Kelompok ini menyekolahkan anak-anaknya di sekolah negeri yang tidak begitu mahal dan sesuai dengan keuangan mereka.Walaupun demikian mereka pun juga bermimpi menjadi anak-anaknya Superkids.

Dalam kehidupan sehari-hari anak-anak mereka diajak mencintai lingkungannya.Mereka jua mengajarkan merawat dan memeliha hewan atau tumbuhan yang mereka sukai.Kelompok ini merupakan kelompok penyanyang binatang dan mencintai linkungan hidup bersih.

5. Outward Bound Parents ( Orangtua Paranoid)

Kelompok ini lebih memprioritaskan pendidikan yang dapat memebri kenyamanan dan keseamatan kepada anak-anaknya.Mereka mengaharapkan anak-anaknya menjadi anak yang hebat agar dapat melidungi diri mereka dari berbagai macam marabahaya.Ketidakpatutan pemikiran kelompok ini dalam mendidik anak-anaknya adalah bahwa terlalu berlebihan melihat marabahaya di luar rumah tangga mereka, mudah panic dan ketakutan melihat situasi yang selalu mereka piker akan membawa dampak buruk kepada anak.

6. Prodigy Parents (Orangtua instant)

Merupakan kelompok orangtua yang sukses dalam karier namun tidak memiliki penddikan yang cukup.Mereka memandang kesuksesan mereka di dunia bisnis merupakan bakat semata.Oleh karena itu mereka memandang sekolah dengan sebelah mata, hanya sebagai kekuatan yang akan menumpulkan kemampuan anak-anaknya.Mereka juga memandang anak-anaknya akan hebat dan sukses seperti mereka tanpa memikirkan pendidikan seperti apa yang cocok diberikan kepada anak-anaknya.Buku-buku cara mendidik anak sangat mereka sukai.Misalnya buku tentang “Kiat-Kiat Mengajarkan Bayi Membaca, dan lain-lain.

7. Encounter Group Parents (Orangtua ngerumpi)

Merupakan kelompok orangtua yang memiliki dan menyenangi pergaulan.Mereka menyukai dan sangat mementingkan nilai-nilai relationship dalam membina hubungan dengan orang lain.Sebagai akibatnya kelompok ini sering melakukan ketdakpatutan dalam mendidik anak-anak dengan berbagia perilaku “gang ngerumpi” yang terkadang mengabaikan anak.Kelompok ini banyak membuang-buang  waktu dalam kelompoknya sehingga mengabaikan fungsi mereka sebagai orangtua.

8. Milk And Cookies Parents (Orangtua ideal)

Kelompok ini memiliki kehidupan masa kecil yang sehat dan manis.Mereka cenderung menjadi orangtua yang hangat dan menyanyangi anak-anak dengan tulus.Mereka juga sangat peduli dan mengiringi tumbuh kembang anak-anak mereka dengan penuh dukungan.

Mereka memenuhi rumah tangga mereka dengan bukubuku, lukisan dan musik yang disukai oleh anak-anaknya.Mereka berdiskusi di ruang makan, bersahabat dan menciptakan lingkungan yang menstimulasi anak-anak mereka untuk tumbuh mekar segala potensi dirinya.Mereka begitu yakin bahwa anak membutuhkan suatu proses dan waktu untuk dapat menemukan sendiri keistimewaan yang dimiliki.Dengan kata lain mereka percaya bahwa anak sendirilah yang akan menemukan sendiri kekuatan di dirinya.Bagi mereka setiap anak adalah benar-benar seorang anak yang hebat dengan kekuatan potensi yang juga berbeda dan unik.

Apabila seseorang menyimpan banyak kenangan indah di masa kecilnya, maka kelak seluruh kehidupannya akan terselamatkan.Bahkan apabila hanya ada satu saja kenangan indah yang tersimpan dalam hati kita, maka itulah kenangan yang akan memberikan satu hari untuk keselamatan kita.

Salam sejahtera.
Bunda Elis Lestari, S.PD
======================
Pengelola blog:
Busana Muslim dan Perlengkapan Muslimah
http://aryasoutletmuslim.blogspot.com
http://tupperwarebundaelis.blogspot.com
====================================
Tlp/fax. 021 30149536
Mobile. 08159174339
Email. lestari80elis@gmail.com
Cengkareng Jakarta Indonesia
===========================
Mau rahasia kaya raya lewat internet join disini http://tinyurl.com/8o4hgb
Mau dapat koleksi artikel dan newsletter motivasi Islam GRATIS klik http://www.zonasukses.com/reg.php?aemail=ahap234jamil@gmail.com
Ingin mempromosikan produk atau jasa anda dengan efektif join di http://negeriads.com/index.php?r=4503

Sunday, July 18, 2010

Sudah Benarkah Cara Rawat Wadah Pangan Plastik Anda?

Hai semua.. thanks ya sudah mampir ke blog ini. Siang ini mau bagi tips yang diambil dari kompas.com. rasanya penting banget buat kita para ibu rumah tangga, yang pastinya punya banyak peralatan dari plastik. Entah itu piring, sendok, gelas, atau tempat makan buat si kecil. Anyway, buat yang mau belanja produk Tupperware terbaru edisi Juli 2010 silahkan klik disini
 
Wadah plastik disukai masyarakat sebagai wadah panganan karena paling mudah digunakan karena bentuknya yang beragam, ringan, tidak mudah pecah, dan murah untuk dibeli. Namun, sayangnya jika kita tidak berhati-hati dalam cara penggunaan, bisa jadi hal yang berbahaya bagi tubuh.

Dalam seminar untuk guru bertajuk "Aku Bersih, Aku Sehat, Aku Hebat!" yang diadakan oleh Tupperware beberapa waktu lalu di Gedung Serba Guna Gelora Bung Karno, dr Ir Yadi Haryadi, M. Sc., pakar ilmu dan Teknologi Pangan dari IPB menyarankan pengguna plastik untuk lebih waspada penggunaannya.

Menurut dr Yadi, ketika plastik dipaparkan pada bahan makanan yang berminyak, bahan makanan padat tapi panas, atau asam, bisa mengakibatkan perpindahan monomer yang jika berpindah ke dalam makanan dan terkonsumsi manusia, dalam jumlah banyak dan dalam waktu tertentu bisa mengakibatkan kanker.

Dijelaskan oleh dr Yadi, wadah plastik yang aman adalah yang jenisnya rigid. Namun, seringkali terjadi salah paham, kode nomor di bagian bawah kemasan, yang di kelilingi bentuk segitiga merupakan lambang daur ulang, yang menunjukkan jenis plastik yang digunakan. Yang sebaiknya diperhatikan oleh para konsumen saat akan mengenakan plastik adalah:
- Adanya simbol gelas dan garpu (simbol food grade) yang menandakan wadah tersebut aman digunakan untuk makanan atau minuman.
- Adanya tulisan food grade.
- Ada tulisan Approved by FDA.
- Merupakan merek dagang yang dipatenkan.

"Namun, perhatikan pula siapa yang memberikan lambang tersebut," ingat dr Yadi. "Masalahnya, sering kali ada orang-orang tak bertanggung jawab yang dengan sesuka hatinya memberikan lambang-lambang tersebut sendiri, padahal lambang-lambang tersebut harusnya diberikan setelah melewati proses tersendiri."

Untuk penggunaan dan pembersihan wadah plastik pun butuh kejelian tersendiri. Ada sebagian orang yang memperlakukan wadah plastik dengan tidak sepatutnya. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan:

- Menurut pihak Lock&Lock, salah satu produsen wadah panganan plastik asal Korea, jangan pernah menyelupkan produk wadah pangan plastik ke dalam air mendidih, meski ditulis bisa dimasukkan ke dalam microwave.

- "Cucilah wadah pangan plastik dengan sabun mild," saran dr Yadi. Senada dengan hal tersebut, pihak Lock&Lock menyarankan agar mencuci dengan spon cuci lembut dan tidak kasar. Pembersih yang sifatnya keras ataupun sikat, atau abu gosok bisa merusak bahan plastik, dan ini akan berbahaya jika tertelan.

- Jika sampai tergores, dr Yadi mengatakan, "Kalau produk plastik tersebut sampai berubah warna atau tergores, sebaiknya jangan lagi digunakan. Jika pun ingin digunakan, cukup gunakan untuk mewadahi makanan kering saja, seperti kerupuk atau kue, jangan makanan berkuah atau berminyak."

- Produk-produk wadah pangan plastik, seperti produk Lock&Lock memiliki pelindung silikon di bagian pinggiran tutup. Silikon tersebut bisa dikeluarkan terlebih dulu setiap kali ingin dibersihkan. Jangan gunakan benda tajam untuk mengangkat silikon tersebut.

- Hindari makanan yang menggunakan minyak, lemak, gula, atau tomat untuk mencegah noda permanen.

- Dr Yadi juga menyarankan untuk menghindari makanan asam cair atau semi cair, seperti asinan karena bisa merusak plastik tersebut dan mengkontaminasi.

Salam sejahtera.
Bunda Elis Lestari, S.PD
======================
Pengelola blog:
Busana Muslim dan Perlengkapan Muslimah
http://aryasoutletmuslim.blogspot.com
http://tupperwarebundaelis.blogspot.com
====================================
Tlp/fax. 021 30149536
Mobile. 08159174339
Email.
lestari80elis@gmail.com
Cengkareng Jakarta Indonesia
===========================
Mau rahasia kaya raya lewat internet join disini
http://tinyurl.com/8o4hgb
Mau dapat koleksi artikel dan newsletter motivasi Islam GRATIS klik http://www.zonasukses.com/reg.php?aemail=ahap234jamil@gmail.com
Ingin mempromosikan produk atau jasa anda dengan efektif join di http://negeriads.com/index.php?r=4503

Thursday, July 15, 2010

16 Kesalahan Saat Berbisnis Online

assalamualaikum... hello all... thanks sudah berkunjung ke bliog ini. well sore ini saya mau share tips tentang berbisnis online, kebetulan pernah ada yang tanya tentang soal itu. tips ini saya ambil dari http://female.kompas.com/read/xml/2010/06/22/09244317/16.kesalahan.saat.berbisnis.online

Selamat membaca dan semoga bermafaat. kalo sudah ada yang niat mau bisnis atau usaha, jangan ragu jangan di tunda. langsung aja, yakinkan pasti bisa sambil learning by doing .
 
Oyah,  buat yang mau belanja produk Tupperware edisi Juli 2010 silahkan klik disini
Mau Belajar Bisnis Internet dan cara mendapat uang lewat internet join disini http://tinyurl.com/8o4hgb

Berbisnis melalui media online saat ini makin menjadi pilihan, karena modal dan biaya operasionalnya relatif kecil. Anda juga tidak terikat waktu dan tempat, sehingga bisa mengerjakan pekerjaan lain tanpa harus menunggui produk yang Anda jual.

Untuk memudahkan pelanggan dalam mengakses website Anda, sebaiknya Anda perhatikan hal-hal berikut ini:

1. Mendesain situs berlebihan. Sah-sah saja menggunakan animasi, musik, grafik, dalam situs, tapi jangan terlalu banyak. Berdasarkan penelitian, orang-orang lebih tertarik pada situs yang sederhana. Hiasan yang terlalu ramai akan memperlambat fungsi situs. Ingat, pengguna internet adalah orang-orang sibuk, yang ingin mendapatkan informasi dengan cepat.

2. Mengisi situs dengan link atau teks yang tidak ada kaitannya dengan usaha. Hal ini akan membuat pengunjung malas berkunjung ke situs Anda. Teksnya juga jangan berlebihan. Secukupnya saja, sesuai dengan tujuan usaha atau barang yang ditawarkan.

3. Membuat situs yang tidak terlihat profesional atau asal-asalan. Di dunia online Anda memiliki waktu kurang dari 20 detik untuk meninggalkan kesan pertama dalam pikiran pengunjung. Manfaatkanlah waktu sempit itu dengan sebaik-baiknya.

4. Membuat calon pelanggan bingung. Jika terlalu banyak tombol dalam situs, pengunjung jadi bingung. Apalagi kalau tombol-tombol itu berserakan di mana-mana. Gunakan saja petunjuk-petunjuk dasar atau sederhana yang memang sudah terbukti efektif membimbing pengunjung.

5. Meletakkan info kontak Anda di tempat yang susah ditemukan.

6. Jarang memperbarui informasi. Ini kesalahan terbesar dalam berbisnis online. Dunia usaha berkembang setiap saat dan Anda harus bisa mengimbanginya. Perbaruilah informasi secara berkala, setidaknya seminggu sekali, mulai dari foto, harga, sampai keterangan lain mengenai barang yang ditawarkan.

7. Menggunakan splash page. Splash page adalah halaman awal berisi logo yang harus diklik agar bisa masuk ke situs. Halaman ini cukup membingungkan bagi banyak pengguna internet.

8. Mengharuskan pengunjung mengunduh fitur tertentu.  Jangan memasang fitur ini hanya supaya pengunjung bisa mengakses informasi. Banyak orang menganggap hal ini membuang waktu saja.

9. Tidak menyediakan informasi  yang jelas bila calon pelanggan harus mengisi formulir tertentu sebelum melakukan pembelian.

10. Mengirim spam. Spam adalah bentuk e-mail yang dikirim ke banyak orang tanpa diminta. Ini mengganggu. Orang akan merasa privasinya dilanggar.

11. Mengganti alamat situs. Gonta-ganti alamat situs akan membuat Anda terlihat tidak konsisten, apalagi tanpa pemberitahuan. Pelanggan jadi harus mencari-cari Anda lagi, atau mereka pikir Anda gulung tikar.

12. Tidak menghiraukan persaingan. Memang baik jika Anda memfokuskan diri untuk memasarkan usaha Anda, tapi jangan sampai Anda ketinggalan dari pesaing lainnya. Sebaiknya Anda perhatikan usaha pesaing dan kembangkan strategi Anda sendiri.

13. Mencampuradukkan dagangan yang tidak ada hubungannya. Anda berjualan cookies dan baju hamil. Dua benda yang tidak ada hubungannya. Pelanggan akan bingung, sebenarnya Anda mau berjualan apa sih? Kalau mau berjualan lebih dari satu jenis barang, buatlah situs yang berlainan.

14. Menciptakan kategori usaha, nama, atau kata kunci yang terlalu umum. Bila ini terjadi, Anda bisa kalah dari pengusaha lain.

15. Gunakan kreativitas Anda untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda, tapi jangan juga membuat kategori yang terlalu spesifik. Misalnya berjualan "siomay bakar daging rusa bumbu manis pedas". Itu contoh nama yang kurang baik.

16. Lokasi berbisnis di rumah, bukan berarti usaha Anda tidak perlu mendapat izin. Daftarkanlah dan jangan lupa membayar pajak karena ini kewajiban warga Indonesia.

(Tim Majalah Sekar) Sumber: http://female.kompas.com/read/xml/2010/06/22/09244317/16.kesalahan.saat.berbisnis.online

Salam sejahtera.
Bunda Elis Lestari, S.PD
===================
Pengelola blog:
Busana Muslim dan Perlengkapan Muslimah
http://aryasoutletmuslim.blogspot.com
http://tupperwarebundaelis.blogspot.com
===============================
Tlp/fax. 021 30149536
Mobile. 08159174339
Email. lestari80elis@gmail.com
Cengkareng Jakarta Indonesia
========================
Mau Rahasia Kaya Raya lewat internet join disini http://tinyurl.com/8o4hgb
Mau dapat koleksi artikel dan newsletter motivasi Islam GRATIS klik http://www.zonasukses.com/reg.php?aemail=ahap234jamil@gmail.com
Ingin mempromosikan produk atau jasa anda dengan efektif join di http://negeriads.com/index.php?r=4503





Berhemat, Alternatif Menjadi Kaya



Hai.. semua... assalamualaikum... Seneng browsing dapat tips menarik Semoga bermanfaat.
 
Oyah,  buat yang mau belanja produk Tupperware edisi Juli 2010 silahkan klik disini
Mau Belajar Bisnis Internet dan cara mendapat uang lewat internet join disini http://tinyurl.com/8o4hgb
========================

Kekayaan memang tidak melulu bisa didapat dari bekerja (gaji). Tapi, untuk menjadi kaya, juga bisa didapat dari berhemat. Ya, berhemat!

Kata 'hemat' memang merujuk pada sebuah kebijaksanaan dalam memperlakukan sesuatu secara tidak berlebih, yang akan berbuah manis, dimana dengan berhemat, maka akan ada nilai yang tersisih.

Secara teori, berhemat itu memang mudah. Namun dalam penerapannya memang tidak semudah teorinya. Akan tetapi, pada kenyataannya, seseorang tidak akan bisa meraih keinginannya untuk menjadi kaya, apabila tidak diimbangi dengan upaya penghematan.

Penghematan bisa diwujudkan dalam berbagai upaya, mulai dari menghemat listrik, menghemat pengeluaran harian, bulanan atau tahunan, menghemat biaya transportasi, hingga menghemat penggunaan telepon.

Dari penerapan itulah, seseorang bisa memangkas pengeluarannya untuk dialokasikan pada "kantung-kantung" kebutuhan lainnya, atau ditabung demi persiapan keperluan masa depan.

Tips

  • Pangkas berbagai keperluan yang penting atau tidak mendesak.
  • Perlakukanlah jerih payah yang Anda dapat dari hasil kerja keras Anda dengan bijaksana.
  • Pikir dua sampai tiga kali sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi pembelian.
  • Jika perlu, carilah alternatif nominal pembelian yang lebih murah, dengan kualitas sama atau mendekati. (sumber:http://www.hanyawanita.com/_money/money_talk/article.php?article_id=10800)
Selamat berhemat...
Salam sejahtera.
Bunda Elis Lestari, S.PD
===================
Pengelola blog:
Busana Muslim dan Perlengkapan Muslimah
http://aryasoutletmuslim.blogspot.com
http://tupperwarebundaelis.blogspot.com
===============================
Tlp/fax. 021 30149536
Mobile. 08159174339
Email. lestari80elis@gmail.com
Cengkareng Jakarta Indonesia
========================
Mau Rahasia Kaya Raya lewat internet join disini http://tinyurl.com/8o4hgb
Mau dapat koleksi artikel dan newsletter motivasi Islam GRATIS klik http://www.zonasukses.com/reg.php?aemail=ahap234jamil@gmail.com
Ingin mempromosikan produk atau jasa anda dengan efektif join di http://negeriads.com/index.php?r=4503


Saturday, July 10, 2010

Pentingnya Belajar Tanggungjawab Sejak Dini

Perbincangan mengenai pornografi tak ada habisnya. Mulai obrolan warung kopi hingga telaah para pakar dari berbagai bidang. Apalagi sejak kasus video asusila yang melibatkan sejumlah nama selebriti yang menjadi idola anak muda merebak ke khalayak. Dampaknya anak-anak pun mulai kritis dan berani bertanya. Seputar relasi berpasangan hingga bertanya bagian tubuhnya. Membentengi anak dan keluarga dengan cara yang tepat menjadi tantangan orangtua dan masyarakat di era multimedia seperti ini.

Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) menegaskan, peran keluarga menjadi ujung tombaknya. Melihat dunia cyber semakin sulit dipagari, orangtua sudah harus lebih bijak menjawab semua pertanyaan anak seputar tubuh dan relasi berpasangan.

"Anak akan mencari tahu dari teman jika tidak mendapatkan jawaban yang baik dari orangtuanya. Anak sejak sedini mungkin harus diajarkan tanggungjawab dan implikasi dari tindakannya," tegas Khofifah kepada Kompas Female, usai penandatanganan kerjasama strategis organisasi perempuan Muslimat NU dengan Avrist Assurance, di Jakarta, Rabu (30/6/2010).

Menurut Khofifah, peran orangtua yang mendasar terbagi dua:

1. Mengajari anak tanggungjawab

Memberikan pemahaman mengenai adanya implikasi dari apapun tindakan anak, dan mengajarkan anak mengenai tanggungjawab. Hanya saja caranya memang menyesuaikan usia dengan bahasa yang bisa dimengerti anak. Dengan begitu anak memahami kehormatan diri, keluarga, dan juga bangsanya. Anak akan menjaga dirinya dengan lebih bersikap bertanggungjawab atas setiap tindakannya. Cara ini perlu diterapkan sejak kecil.

2. Memastikan anak paham implikasi
Membuka wawasan anak, terutama ketika sudah muncul keingintahuan dari mereka, bahwa ada banyak hal yang bisa menjebloskannya dalam masalah besar. Contohnya pergaulan yang cenderung negatif, narkoba, hingga seks bebas. Dengan komunikasi dan pemahaman yang komprehensif, anak terbantu memahami implikasi dari setiap perbuatannya. Tak sekadar tahu namun menyadari bahwa ada risiko yang ditimbulkan dari perilakunya.

Selain peran orangtua dan keluarga, Khofifah menegaskan pentingnya peranan pemerintah untuk segera bertindak bersama aparat kepolisian. Operasi warnet untuk menghentikan pornografi melalui multimedia, katanya.

"Bahkan anak-anak ditawarkan menonton pornografi dengan membayar Rp 1.000, dan ini terjadi di Jawa Timur. Pornografi juga selalu muncul di sekolah melalui multimedia. Meski sudah dibersihkan (proteksi internet, RED) masih saja muncul setiap pagi, siang, sore," imbuh Khofifah, prihatin.

Ia meminta pemerintah menggunakan wewenangnya untuk monitoring dan memberantas sajian negatif di multimedia. Ia memberi contoh di Singapura, di mana menteri pendidikan turun tangan mengatasi dan memberantas pornografi melalui multimedia. Begitupun di Malaysia, wewenang pemerintah luar biasa bisa menghentikan pornografi melalui multimedia, terutama di sekolah. Lantas bagaimana cara Indonesia memproteksi anak belia dari dampak negatif pornografi dan multimedia?

(sumber diambil dari : www.kompas.com)

Salam sejahtera.
Bunda Elis Lestari, S.PD
===================
Pengelola blog:
Busana Muslim dan Perlengkapan Muslimah
http://aryasoutletmuslim.blogspot.com
http://tupperwarebundaelis.blogspot.com
===============================
Tlp/fax. 021 30149536
Mobile. 08159174339
Email. lestari80elis@gmail.com
Cengkareng Jakarta Indonesia
========================
Mau Rahasia Kaya Raya lewat internet join disini http://tinyurl.com/8o4hgb
Mau dapat koleksi artikel dan newsletter motivasi Islam GRATIS klik http://www.zonasukses.com/reg.php?aemail=ahap234jamil@gmail.com
Ingin mempromosikan produk atau jasa anda dengan efektif join di http://negeriads.com/index.php?r=4503

Monday, July 5, 2010

Waspadai Penipuan Bermodus Phising / Email

Hati-hati jika Anda akan mereply e-mail yang meminta informasi tentang rekening Anda, seperti; User ID, PIN, nomor rekening/nomor kartu, atau pemberitahuan untuk melakukan transfer karena memenangkan undian tertentu. Bisa jadi ini adalah ulah orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui Anda. Modus penipuan seperti ini dikenal sebagai phising.

Apa itu phising?

Phising , adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu kredit Anda secara tidak sah. Informasi ini kemudian akan dimanfaatkan oleh pihak penipu untuk mengakses rekening, melakukan penipuan kartu kredit atau memandu nasabah untuk melakukan transfer ke rekening tertentu dengan iming-iming hadiah

Aksi ini semakin marak terjadi. Tercatat secara global, jumlah penipuan bermodus phising selama Januari 2005 melonjak 42% dari bulan sebelumnya. Anti-Phishing Working Group (APWG) dalam laporan bulanannya, mencatat ada 12.845 e-mail baru dan unik serta 2.560 situs palsu yang digunakan sebagai sarana phishing.

Selain terjadi peningkatan kuantitas, kualitas serangan pun juga mengalami kenaikan. Artinya, situs-situs palsu itu ditempatkan pada server yang tidak menggunakan protokol standar sehingga terhindar dari pendeteksian

Bagaimana phishing dilakukan?

Teknik umum yang sering digunakan oleh penipu adalah sebagai berikut:

  • Penggunaan alamat e-mail palsu dan grafik untuk menyesatkan Nasabah sehingga Nasabah terpancing menerima keabsahan e-mail atau web sites. Agar tampak meyakinkan, pelaku juga seringkali memanfaatkan logo atau merk dagang milik lembaga resmi, seperti; bank atau penerbit kartu kredit. Pemalsuan ini dilakukan untuk memancing korban menyerahkan data pribadi, seperti; password, PIN dan nomor kartu kredit
  • Membuat situs palsu yang sama persis dengan situs resmi.atau . pelaku phishing mengirimkan e-mail yang berisikan link ke situs palsu tersebut.
  • Membuat hyperlink ke web-site palsu atau menyediakan form isian yang ditempelkan pada e-mail yang dikirim.
 

Mencegah phishing

Jangan mudah terpancing untuk mengikuti arahan/petunjuk apapun sehubungan informasi rekening, yang dianjurkan pada e-mail yang dilink ke situs bank tertentu. Jika Anda menerima e-mail sejenis ini dan mengatasnamakan Bank Mandiri, berhati-hatilah. Bank Mandiri menerapkan kebijakan untuk tidak meminta pemilik rekening/Nasabah mengup-date data melalui sarana e-mail.

Jika Anda menerima e-mail seperti ini, segera laporkan kepada pihak Bank Mandiri.

Berikut langkah memproteksi diri dari penipuan bermodus phishing.

  • Selalu ketikan URL yang lengkap untuk alamat web-site resmi bank, yaitu: www.bankmandiri.co.id pada menu bar di browser Anda.
  • Jangan pernah membagi atau memberikan User ID atau PIN Anda pada orang lain bahkan staf Bank Mandiri sekalipun. Bank Mandiri tidak pernah menanyakan nomor PIN untuk alasan apapun.
  • Jika Anda mendapatkan e-mail yang berisi pemberitahuan bahwa Bank Mandiri akan menutup rekening atau User ID Anda, jika tidak melakukan konfirmasi dengan data-data pribadi, jangan reply atau mengklik link yang ada pada e-mail tersebut.
  • Jangan terpancing untuk mengikuti anjuran melakukan transfer ke rekening tertentu, dengan tujuan mendapatkan hadiah undian. Sebaiknya cari keterangan lengkap dengan cara langsung menghubungi pihak Bank Mandiri.

Perlukah melaporkan lokasi phishing atau e-mail yang mencurigakan?

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang e-mail yang dikirimkan oleh Bank Mandiri atau bila Anda merasa bahwa seseorang sedang mencoba melakukan penyalahgunaan atas nama Bank Mandiri, segera hubungi Call Mandiri di 14000 dari telepon atau ponsel Anda untuk melakukan konfirmasi.

Sumber: www.bankmandiri.co.id

Salam sejahtera.
Bunda Elis Lestari, S.PD
===================
Pengelola blog:
Busana Muslim dan Perlengkapan Muslimah
http://aryasoutletmuslim.blogspot.com
http://tupperwarebundaelis.blogspot.com
===============================
Tlp/fax. 021 30149536
Mobile. 08159174339
Email. lestari80elis@gmail.com
Cengkareng Jakarta Indonesia
========================
Mau Rahasia Kaya Raya lewat internet join disini http://tinyurl.com/8o4hgb
Mau dapat koleksi artikel dan newsletter motivasi Islam GRATIS klik http://www.zonasukses.com/reg.php?aemail=ahap234jamil@gmail.com
Ingin mempromosikan produk atau jasa anda dengan efektif join di http://negeriads.com/index.php?r=4503

Thursday, July 1, 2010

"Makan Dulu, Yuk Dek!"

Adduh... today suddenly kepala sakit dan pusing banget :-( Di tambah si kecil, Arya, anak kami, mendadak engga mau makan dan minum susu botol. Maunya menetek saja... sampe sakit dan pegel ni badan ku he he he.. well jadi ribet. Yah tapi untunglah pertolongan segera datang, Ibu ku, aka nenek nya si kecil, datang dan mengajaknya bermain bersama kakeknya menyusun rumah-rumahan. Si kecil lagi seneng banget tu bermain menyusun rumah-rumahan, biasanya dia menarik-narik ayahnya meminta tolong dibuatkan menara atau rumah. Setelah jadi ... Boom !!!... dia dengan seneng dan semangat menghancurkan rumah-rumahan yang sudah jadi terus meminta di bikin kan lagi. Capek dan seru melihatnya.

Berbicara tentang anak yang susah makan, mungkin tips-tips berikut ada gunanya juga buat kita para Moms. Soalnya jadi khawatir banget kalo si kecil susah atau ga mau makan.
 

Melatih kedisiplinan anak untuk makan di meja makan memang penting. (Foto: gettyimages)

SAAT si kecil tidak mau makan, pasti Moms bingung dibuatnya. Tapi jangan panik dulu, ya! Bisa saja itu terjadi lantaran dia memang belum mau makan, rasa makanan yang kurang enak, atau permintaan anak untuk makan sambil nonton tv tidak Moms turuti.

Nah, untuk menyiasatinya berikan pengertian yang logis, dapat diterima oleh pemikiran anak dan dalam kondisi anak sedang tidak marah. Dengan begitu si kecil akan mengembangkan perilaku dan perasaan yang lebih positif terhadap suatu hal.

Penanganan Berdasarkan Tingkatan Usia

Penanganan atau bujukan jika anak sedang marah tentu berbeda untuk setiap usia. Untuk anak berusia di bawah 3 tahun, bujukan dapat diberikan dengan mengalihkan perhatian anak terhadap suatu hal yang lebih menarik. Contoh, "Coba lihat ada pesawat di atas awan, kamu lihat enggak, Sayang?" Alihkan perhatian anak terhadap sesuatu yang lebih menyenangkan, bila anak sudah merasa nyaman, aktivitas makan dapat dilanjutkan kembali.

Melatih kedisiplinan anak untuk makan di meja makan memang penting. Namun dunia anak tetaplah dunia bermain di mana seorang anak memiliki minat dan perhatian yang lebih terhadap hal-hal yang lebih menyenangkan. Jika orangtua ingin menerapkan kedisiplinan itu, perlu disiapkan aspek pendukung lainnya seperti memberikan sesuatu yang menarik di meja makan agar perhatian anak tidak mudah teralihkan. Buatlah menu makanan yang menarik baik bentuk atau warna.

Sedangkan untuk anak di atas 3 tahun, orangtua dapat memberikan pengertian yang lebih masuk akal/logis. Misalnya, "Kakak ingat tidak waktu teman Kakak sakit? Itu karena dia tidak mau makan. Makanan membuat tubuh kita jadi sehat dan tidak gampang sakit. Jadi, Kakak kan bisa terus bermain dengan teman-teman".

Kalau misalnya dia dalam kondisi marah dan tidak mau makan, biarkan anak menenangkan diri. Biarkan ia sendiri dan melakukan aktivitas yang disukai selama beberapa menit. Bila orangtua melihat bahwa anak sudah cukup tenang, orangtua dapat menghampiri untuk menanyakan alasan kemarahannya. Tanyakan secara langsung. Misalnya, "Kakak, tadi kenapa marah-marah? Mama nakal ya?" Tanyakan pula kenapa tidak mau makan, dan sebagainya.

Dari perbincangan tersebut, anak akan memiliki pemahaman bahwa orangtua mau mengerti kondisinya. Anak pun semakin percaya, bahwa orangtua menyuruhnya makan adalah untuk kebaikan dan bukan untuk membuat dia marah.

Alihkan dengan Beraktivitas

Selain mengalihkan perhatian, bujukan berupa aktivitas juga bisa dilakukan, selama aktivitas tersebut tidak membuat anak tambah semakin malas untuk makan. Misalnya menggambar makanan yang sedang dimakan atau yang biasa dia makan. Dengan begitu anak dapat membayangkan atau berimajinasi. Selain berlatih motorik halus juga melatih kemampuan spasialnya - kemampuan untuk menggambarkan dalam pikiran bentuk dari pelbagai benda.(Mom& Kiddie//ftr)

Sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2010/06/25/196/346668/makan-dulu-yuk-dek

 

Salam sejahtera.
Bunda Elis Lestari, S.PD
===================
Pengelola blog:
Busana Muslim dan Perlengkapan Muslimah
http://aryasoutletmuslim.blogspot.com
http://tupperwarebundaelis.blogspot.com
===============================
Tlp/fax. 021 30149536
Mobile. 08159174339
Email.
lestari80elis@gmail.com
Ym. lestari_elis@yahoo.com
Cengkareng Jakarta Indonesia
========================
Mau Tahu rahasia kaya raya lewat internet join disini
http://tinyurl.com/8o4hgb
Mau dapat koleksi artikel dan newsletter motivasi Islam GRATIS klik http://www.zonasukses.com/reg.php?aemail=ahap234jamil@gmail.com
Ingin mempromosikan produk atau jasa anda dengan efektif join di http://negeriads.com/index.php?r=4503