Tuesday, May 24, 2011

Ayo dukung semangat anak-anak kita

Wah jadi orang tua tentu senang dan berharap melihat anak-anaknya tumbuh sehat, lincah, cerdas, dan pandai. Sudah pasti banyak cara yang dilakukan agar harapan tersebut terwujud. Mulai dari pemilihan susu yang baik buat sikecil, makanan yang bergizi, dan pastinya engga lupa untuk memberikan bimbingan pengetahuan untuk anak.

Kalau si anak sudah duduk di bangku sekolah, pada umumnya para orang tua menginginkan agar buah hati mereka memiliki prestasi akademik yang baik, dan menonjol tinggi. Namun orang tua seringkali menemui kendala. Kendala yang sering muncul dan dihadapi oleh kebanyakan orang tua, adalah semangat belajar yang kurang atau bahkan tidak ada. Anak biasanya lebih senang bermain. Kalau disuruh belajar pasti bilang: “males ah bunda..” atau “nanti aja, mau main dulu” dan banyak lagi alasan lain… sebel khan " :-).

Anyway, mungkin beberapa saran berikut bisa membantu untuk meningkatkan semangat belajar anak… selamat mencoba.

  • Coba ajak anak kita bermain yang menambah wawasan, seperti menyusun kata atau kalimat. Bisa memakai scrabble. Atau di jaman komputer seperti sekarang ini, komputer bunda di rumah bisa di-instal permainan interaktif untuk anak kita. Saya sendiri sering mengajak anak saya yang berusia 2(dua) tahun memainkan game mencari dan mengumpulkan mutiara. Sambil bermain kita bisa menjelaskan jenis-jenis ikan, rumput laut, kerang dll. seru.But, musti hati-hati ya.. soalnya si kecil suka sering menekan keyboard hanya untuk iseng… Yah tapi kalo komputer mendadak hang karena ulah si kecil santai sajalah… segera hubungi teknisi terdekat :-)
  • Sedini mungkin tanamkan pada anak langkah yang sederhana, tidak sulit dalam belajar. yaitu : mendengar-melihat-berfikir-dan membaca.
  • Jadi contoh/tauladan untuk Anak. Cobalah untuk sering membaca buku didekat anak, dan biarkan anak mengikuti aktivitas tersebut. Atau bisa juga dengan membacakan cerita yang menarik untuk anak. Perlahan, pasti anak akan tertarik untuk membaca buku sendiri.
  • Perkenalkan anak dengan teknologi, seperti komputer, notebook, dan internet. Ini akan memudahkannya dalam belajar di kemudian hari.Tentu juga harus diawasi penggunaannya.
  • Berikan film-film VCD atau DVD yang berisi cerita, nasihat dan doa, atau ilmu pengetahuan untuk anak. Tontonlah bersama anak anda. Jangan biarkan dia menonton sendiri. Ajak anak Anda berkomentar tentang cerita film yang dia tonton.
  • Berikan pada anak bacaan selain buku-buku sekolah, seperti majalah anak-anak atau buku-buku cerita.
  • The last point and the most important: Berkomunikasilah sesering mungkin dengan anak untuk mendengar cerita mereka, tentang dunia kecilnya. Hal ini berguna untuk mengasah kepekaan dan kemampuan verbalnya.

Salam….

Elis Lestari, S.Pd

Cengkareng Jakarta Barat

Tuesday, May 10, 2011

Emosi adalah kunci untuk menemukan diri yang sejati

Bila hati bisa kita jernihkan dari tumpukan emosi yang tidak perlu, dia akan kembali sebening kaca dan mampu kedamaian, kemudahan, dan keindahan hidup.

Emosi adalah kunci untuk menemukah diri yang sejati. Ironisnya, kebanyakan masalah yang kita temui dalam hidup disebabkan oleh emosi. Contohnya, pernahkah Anda merasa uring-uringan (atau 'bete', kata anak zaman sekarang) yang berkepanjangan? Seringkah Anda merasa tak nyaman karena perasaan Anda campur-aduk tak karuan?


Itu suatu pertanda Anda sulit mengenali, menyadari, dan mengelola setiap perasaan yang tengah Anda alami. Bagaimana cara Anda menghilangkan perasaan negatif: berusaha memendamnya rapat-rapat, melupakannya, atau melampiaskannya kepada orang lain? Meski emosi telah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari setiap manusia, tak semua orang bisa menerima, mengakrabi, apalagi mengelola emosi mereka sendiri. Padahal, mengutip pendapat Daniel Goleman dalam buku Emotional Intelligence, salah satu tanda kecerdasan emosional adalah mampu memonitor apa yang kita rasakan dari momen ke momen untuk memperoleh wawasan psikologis dan pemahaman terhadap diri sendiri. 

PETA EMOSI


Perasaan atau emosi (dari bahasa Inggris "emotion"), sebenarnya merupakan energy in motion atau energi yang bergerak. Sifat energi adalah dinamis dan kekal; ia tak dapat dimusnahkan, melainkan hanya dapat diubah menjadi bentuk energi yang lain. Perasaan manusia timbul kala energi di dalam dan di sekitar dirinya bergerak. Energi inilah yang menjadi 'nyawa' laku kita, mewarnai pikiran, membentuk mimpi, memperkaya hubungan insani, dan menyedi-akan bahan baku bagi daya cipta manusia. Energi ini sebenarnya adalah bagian dari diri kita, yang biasanya tak kita sadari keberadaannya sampai ia muncul menjadi sesuatu yang kita kenal sebagai 'emosi'. 

MEMPERMUDAH HIDUP 

Brian Tracy berkata, bila kita menjadikan kedamaian sebagai tujuan tertinggi serta membuat semua kegiatan, keputusan, dan perilaku berdasarkan tujuan ini, maka kita akan lebih bahagia dan efektif dalam kehidupan dan karier. Dengan menerapkan teknologi ikhlas secara teratur, Anda akan menemukan kedamaian serta kehidupan yang lebih mudah dan menyenangkan secara alamiah.

Rasa damai sebetulnya selalu ada di hati manusia, meski seringkali ia tersamar oleh emosi-emosi lain. Kedamaian merupakan hal yang operasional dan bisa dilatih. Setiap kali kita memusatkan perhatian pada kedamaian hati, secara alamiah ia akan tumbuh, berkembang, serta melepaskan kebuntuan yang kita alami. 

Menurut Paul R Scheele, bila kita dapat melepaskan konflik-konflik dalam pikiran, emosi, dan perilaku, kita akan dapat mencapai performa terbaik kita sebagai manusia. Anda pun akan menemukan kembali apa yang paling didambakan hati.

(Sumber: www.digitalprayers.com)

 

Salam...